⌂ Home › News › Perubahan Suhu Tak Biasa di Samudra Atlantik dan Pasifik Picu Risiko Gelombang Panas Amazon
News

Perubahan Suhu Tak Biasa di Samudra Atlantik dan Pasifik Picu Risiko Gelombang Panas Amazon

Ilustrasi hutan Amazon yang dikaitkan dengan risiko gelombang panas ekstrem
A A Text Size16px

Perubahan suhu yang tidak biasa di Samudra Pasifik dan Atlantik dikaitkan dengan meningkatnya risiko gelombang panas dan curah hujan ekstrem di Amazon.

Temuan ini berasal dari penelitian terbaru ilmuwan Australia dan Brasil yang diterbitkan dalam jurnal Earth's Future.

Penelitian dilakukan oleh Pusat Penelitian Cuaca Abad ke-21 Dewan Riset Australia bersama Institut Penelitian Antariksa Nasional Brasil.

Hasilnya menunjukkan gelombang panas ekstrem di Amazon cenderung terjadi setelah pemanasan luar biasa yang terkait dengan El Nino di Pasifik tropis.

Kenaikan suhu di sejumlah wilayah Atlantik tropis juga menjadi faktor yang berkaitan dengan kondisi tersebut.

Sinyal Peringatan Dini

Tanda-tanda yang terkait dengan fenomena El Nino dan pemanasan air laut di Atlantik tropis dapat memberi peringatan dini gelombang panas ekstrem di cekungan Amazon.

Peringatan itu berpotensi muncul hingga tujuh bulan sebelumnya.

Sinyal peringatan dini paling jelas tercatat pada periode Maret hingga Mei.

Pada periode itu, gelombang panas ekstrem di sebagian besar lembah Amazon dikaitkan dengan kondisi iklim yang telah ada selama tujuh bulan.

About the Author
🔗 Related Post
📰 Latest Updates