⌂ Home › News › Russell T Davies Ungkap Episode Natal Doctor Who yang Batal Tayang
News

Russell T Davies Ungkap Episode Natal Doctor Who yang Batal Tayang

Ilustrasi Dalek dalam serial Doctor Who
Russell T Davies Ungkap Episode Natal Doctor Who yang Batal Tayang
A A Text Size16px

Rencana episode spesial Natal Doctor Who yang menghadirkan kembali musuh ikonik Dalek resmi dibatalkan. Pembatalan ini terjadi seiring berakhirnya kemitraan antara BBC dan Disney.

Mantan showrunner Doctor Who, Russell T. Davies, mengonfirmasi bahwa ia telah menyusun jalan cerita lengkap sebelum proyek tersebut dihentikan.

Hal ini dilansir dari Telset.

Proyek episode spesial tersebut awalnya dirancang sebagai tayangan ramah keluarga yang berfokus pada kebangkitan musuh utama sang Doctor.

Pembatalan ini terjadi di tengah ketidakpastian masa depan serial penjelajah waktu tersebut, yang dijadwalkan mengalami masa rehat atau hiatus hingga rentang tahun 2028–2029.

Davies menjelaskan bahwa konsep cerita yang digagasnya sebenarnya telah mendapatkan persetujuan awal dari pihak penyiaran sebelum masalah produksi terjadi.

"Saya mengajukannya ke BBC, dan mereka menyukainya.

Sebuah desa Inggris kuno yang diselipi pesawat luar angkasa besar dan misterius, festival luar angkasa bernama Winternox, dan banyak sekali Dalek, dengan sesuatu yang sangat tak terduga tersembunyi di dalamnya … Oh, ya, saya menyukainya!"

ujar Davies.

Proses pembatalan ini juga berdampak pada pemeran utama Ncuti Gatwa yang memutuskan hengkang tanpa sempat berhadapan dengan Dalek dalam alur cerita.

Davies mengungkapkan bahwa dinamika internal serta perubahan kepemimpinan di BBC membuat pengumuman penghentian kerja sama dengan Disney tertunda selama berbulan-bulan.

"Awalnya kami memilih untuk merekam regenerasi dengan akhir terbuka. Jadi kami merekamnya bersama Ncuti.

Ia tersenyum dan mengucapkan kalimat terakhirnya, lalu layar melebur menjadi cahaya keemasan … Kecuali saat kami menyuntingnya, hasilnya terlihat seperti kematian dari acara itu," kata Davies.

Keputusan penyuntingan akhir tersebut sempat menimbulkan keraguan bagi tim produksi sebelum akhirnya disepakati langkah perombakan karakter.

"Kami terjebak dalam limbo dengan berbulan-bulan tanpa tindakan, sementara saya duduk di sana menyaksikan sebuah akhir yang terlihat terlalu seperti akhir," ujar Davies.

Guna mengatasi situasi tersebut, keputusan adegan regenerasi mengejutkan dibuat dengan menampilkan karakter yang diperankan Gatwa berubah menjadi Billie Piper.

Davies menilai perubahan mendadak dalam alur cerita Doctor Who merupakan hal yang dapat diselesaikan oleh tim kreatif berikutnya.

"Masalah Doctor Who mudah dipecahkan.

Tim produksi baru bisa mengambil alih kemunculan itu dengan senang hati, atau — dan ini lebih mungkin — mereka bisa menjelaskan peristiwa itu dengan tepat tujuh kata.

Tanpa rasa sakit. Itu bukan masalah," tegas Davies.

Masa depan serial Doctor Who kini bergantung pada proses "competitive tendering" yang sedang dilakukan oleh BBC untuk menentukan tim produksi serta arah kreatif baru sebelum kembali tayang pada 2028 atau 2029.

About the Author
Anna Suleta

Anna Suleta

🔗 Related Post
📰 Latest Updates