⌂ Home › News › Xizhe, Remaja 13 Tahun dari China yang Disebut Elon Musk Masa Depan
News

Xizhe, Remaja 13 Tahun dari China yang Disebut Elon Musk Masa Depan

Ilustrasi remaja belajar kecerdasan buatan dengan laptop
A A Text Size16px

Yang Xizhe, remaja berusia 13 tahun asal Hangzhou, Provinsi Zhejiang, disebut-sebut sebagai Elon Musk masa depan oleh sejumlah influencer teknologi Tiongkok.

Julukan itu muncul setelah ia memiliki lebih dari 500.000 pengikut di media sosial Tiongkok, memenangkan kompetisi pemrograman, dan menciptakan inovasi kecerdasan buatan untuk memecahkan masalah sehari-hari.

Meski begitu, Xizhe yang memiliki tinggi badan 1,9 meter lebih memilih memandang dirinya sebagai bagian dari generasi AI native, yakni generasi yang tumbuh bersama teknologi kecerdasan buatan.

Baginya, AI menjadi semakin penting bagi generasinya, layaknya udara dan air.

Viral Metode AI untuk Menghafal Kosakata

Namanya mulai mencuri perhatian pada Februari tahun lalu setelah sebuah video yang memperlihatkan metodenya menggunakan AI untuk menghafal kosakata bahasa Inggris meraih 20 juta penayangan.

Xizhe mengunggah gambar daftar kata ke aplikasi Doubao, lalu meminta chatbot tersebut menyusun cerita menarik dan latihan personal berdasarkan kata-kata yang perlu ia pelajari.

Metode ini tidak hanya menarik perhatian para orang tua, tetapi juga kalangan pendidik.

Seorang guru kabarnya berencana menerapkan pendekatan Xizhe di kelasnya saat semester baru dimulai.

Ketertarikan Xizhe terhadap dunia pemrograman bermula saat ia masih duduk di kelas dua sekolah dasar.

Setelah memainkan gim video The Legend of Zelda, ia merasa tertarik dengan gagasan untuk menciptakan gimnya sendiri.

About the Author
🔗 Related Post
📰 Latest Updates