Apple mengirim peringatan ancaman spyware kepada sejumlah pengguna iPhone di berbagai negara. Notifikasi itu menyasar kalangan tertentu, termasuk politikus Jerman dan dua pemimpin oposisi Thailand.
Laporan Heise menyebut Apple mengonfirmasi pengiriman notifikasi pada 29 Oktober 2026 kepada pengguna di 99 negara. Di Jerman, penerima peringatan mencakup anggota parlemen dan pejabat pemerintah.
Di Thailand, Ketua People’s Party Natthaphong Ruengpanyawut memublikasikan notifikasi Apple pada 3 November.
Ketua Partai Demokrat sekaligus mantan perdana menteri Abhisit Vejjajiva juga menerima peringatan serupa, menurut laporan AFP yang dimuat CNA.
Pemerintah Thailand Membantah Keterlibatan
Juru bicara pemerintah Thailand Ekkapob Pianpises menyatakan tidak ada alokasi anggaran pengadaan Pegasus pada tahun anggaran berjalan maupun sebelumnya.
Bantahan itu merespons dugaan keterlibatan negara dalam kasus ini.
Hingga kini, jenis spyware dan pelaku serangan terbaru belum teridentifikasi. Apple belum merinci siapa pihak yang berada di balik pengiriman peringatan tersebut.
Peringatan ini menjadi pengingat bagi pengguna iPhone untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman siber yang menargetkan perangkat secara diam-diam.

