Membeli diamond Free Fire kini tidak harus memakai kartu kredit. Pemain bisa memanfaatkan saldo e-wallet atau kode QRIS yang sudah tersedia di ponsel.
Prosesnya relatif singkat, yakni sekitar empat langkah mulai dari menyiapkan Player ID hingga menyelesaikan pembayaran.
Alasan E-Wallet dan QRIS Jadi Pilihan Pemain
Nominal diamond yang dibeli pemain Free Fire umumnya kecil. Karena itu, e-wallet dan QRIS dinilai lebih praktis dibanding metode pembayaran lain.
Keduanya tidak menuntut rekening dengan kartu kredit. Saldo DANA atau GoPay hasil isi ulang di minimarket pun disebut cukup untuk membeli paket diamond kecil.
QRIS merupakan standar kode QR pembayaran nasional dari Bank Indonesia. Satu kode yang sama bisa dibayar lewat aplikasi e-wallet maupun mobile banking yang mendukung QRIS.
Artinya, jika saldo GoPay kosong tetapi tersedia saldo di aplikasi bank, kode tersebut tetap bisa digunakan untuk membayar.
Siapkan Player ID dan Saldo Sebelum Checkout
Player ID Free Fire adalah deretan angka unik milik akun. Data inilah yang dibutuhkan untuk melakukan top up.
Untuk melihatnya, buka Free Fire dan tunggu hingga masuk ke lobi. Ketuk foto profil atau banner nama di pojok kiri atas.
Angka di bawah nickname merupakan Player ID. Ketuk ikon salin di sebelahnya agar tidak terjadi salah ketik.
Pastikan juga saldo e-wallet mencukupi sebelum checkout. Pembayaran yang gagal karena saldo kurang biasanya membuat pesanan kedaluwarsa sehingga harus diulang dari awal.
Empat Langkah Top Up Diamond Free Fire
Alur top up diawali dengan menyiapkan Player ID yang sudah disalin. Setelah itu, pilih nominal diamond yang ingin dibeli.
Langkah berikutnya adalah memilih metode pembayaran, seperti DANA, GoPay, OVO, ShopeePay, LinkAja, atau QRIS. Terakhir, selesaikan pembayaran langsung dari ponsel.
Contoh alur yang dipaparkan menggunakan layanan top up ff, marketplace produk digital asal Indonesia. Layanan itu menerima e-wallet, QRIS, virtual account bank, pulsa, hingga pembayaran tunai di Alfamart.
Jika saldo sudah terpotong tetapi diamond belum masuk, pengguna perlu memeriksa status pesanan pada layanan yang dipakai sebelum mengulang transaksi.
