Dua celah kritis pada PHP memicu gelombang percobaan peretasan yang melonjak drastis hanya dalam hitungan jam setelah diumumkan.
Celah tersebut disebut bertahun-tahun tidak terdeteksi sebelum akhirnya terungkap melalui kecerdasan buatan.
Pengembang PHP merilis perbaikan pada Rabu (21/10/2026) dan meminta pengguna segera memperbarui sistem.
Bahasa pemrograman ini dipakai lebih dari dua pertiga situs web dan disebut menopang hingga 70 persen internet.
Karena itu, satu celah berpotensi merembet ke banyak layanan sekaligus.
Lonjakan Percobaan Serangan
CEO Cloudflare Matthew Prince mengungkapkan bahwa lonjakan percobaan serangan terjadi sangat cepat.
Dalam 10 jam sebelum pengumuman, jaringan Cloudflare mencatat ribuan upaya eksploitasi.
Angka itu naik menjadi puluhan ribu dalam 45 menit setelah pengumuman, lalu ratusan ribu dalam dua jam, dan kini mencapai jutaan.
Menurut laporan Amazon, aktor ancaman tak dikenal telah memperoleh informasi tentang celah tersebut sebelum dipublikasikan.
Artinya, penyerang sudah bergerak bahkan sebelum rincian celah dibuka ke publik.
