⌂ Home › News › AI Bisa Berhitung, tapi Akuntan Publik Tetap Dibutuhkan di Meja Auditor
News

AI Bisa Berhitung, tapi Akuntan Publik Tetap Dibutuhkan di Meja Auditor

Ilustrasi auditor bekerja dengan laptop dan kalkulator
A A Text Size16px

Kecerdasan buatan (AI) semakin terlibat dalam membaca angka-angka laporan keuangan. Pertanyaan yang lalu muncul: apa yang masih harus dikerjakan akuntan publik?

Pertanyaan itu dibahas dalam CPA Days 2026 di Binus @Alam Sutera, 8-10 Oktober 2026.

Acara ini digelar School of Accounting Binus University bersama Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), bertepatan dengan 30 tahun Program Studi Accounting.

Mengusung tema "Catalysts of Tomorrow: Transforming Assurance Through Intelligence", CPA Days mempertemukan mahasiswa, akademisi, praktisi, pemimpin dunia usaha, dan regulator.

Dua Forum Utama

Arah pembahasan terlihat dari dua forum utama: "Assurance in the Digital Era: Preparing Auditors for Emerging Business and Regulatory Challenges" dan "Human Judgment in the Age of AI: Shaping the Future of Assurance with Ethics and Trust".

Keduanya berangkat dari satu gagasan: masa depan profesi ditentukan oleh kemampuan memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab, bukan sekadar mengadopsinya.

Dengan demikian, AI bisa berhitung, tetapi integritas dan professional judgment tetap menjadi hal yang tak bisa digantikan di meja auditor.

About the Author
Anna Suleta

Anna Suleta

🔗 Related Post
📰 Latest Updates