⌂ Home › News › Synchronize Fest 2026: Dari Water Station ke Aksi Tanam Mangrove
News

Synchronize Fest 2026: Dari Water Station ke Aksi Tanam Mangrove

Aksi tanam mangrove di kawasan pesisir Kepulauan Seribu
Synchronize Fest 2026: Dari Water Station ke Aksi Tanam Mangrove
A A Text Size16px

Synchronize Fest 2026 menginisiasi penanaman mangrove di kawasan Kepulauan Seribu sebagai bagian dari program Green Movement.

Aksi lingkungan ini menjadi bagian integral dari rangkaian acara, bukan sekadar agenda pendukung.

Gelaran musik tahunan edisi ke-11 tersebut dijadwalkan berlangsung pada 16, 17, dan 18 Oktober 2026 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta Selatan.

Mengusung tema 'It's Not Just a Festival, It's a Movement', penyelenggara menegaskan komitmen pergerakan yang melampaui Jakarta.

Direktur Synchronize Fest, David Karto, mengajak penonton dan penikmat musik untuk ikut menanam mangrove di Kepulauan Seribu.

Ajakan itu disampaikan dalam Konferensi Pers Synchronize Fest 2026, Rabu, 30 September 2026.

Dari Water Station hingga Upcycling Project

Pemilihan Kepulauan Seribu didasari posisinya sebagai area terdekat dari Jakarta yang berperan krusial bagi keseimbangan ekosistem.

Penyelenggara secara konsisten mendalami fungsi vital mangrove untuk menjaga daya dukung lingkungan setempat.

Inisiatif peduli lingkungan ini telah dirintis sejak 2018 melalui penyediaan Water Station.

Langkah tersebut berawal dari keprihatinan panitia terhadap penumpukan sampah plastik yang dihasilkan pengunjung sepanjang festival.

Kebutuhan hidrasi penonton dari siang hingga malam hari diakui menjadi pemicu utama melonjaknya konsumsi kemasan plastik.

David Karto menyebut pihaknya melihat begitu banyak sampah plastik dalam sebuah festival.

Upaya menekan limbah plastik direalisasikan dengan menghadirkan fasilitas air minum gratis yang mewajibkan pengunjung membawa tempat minum sendiri.

Pendekatan edukatif ini menjadi agenda berkelanjutan yang terus dipertahankan penyelenggara.

Selain Water Station, gerakan peduli lingkungan meluas ke program Upcycling Project yang bekerja sama dengan Koalisi Seni.

Pada penyelenggaraan tahun ini, limbah plastik juga diolah Stuffo menjadi instalasi seni bertajuk Operasi Plastik.

Perluasan Green Movement pada 2026 turut melibatkan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Smiling Coral, serta Greeners sebagai mitra pelaksanaan aksi tanam mangrove.

Sebagian dana hasil penjualan tiket Synchronize Fest 2026 disalurkan langsung untuk mendukung pendanaan program pemulihan ekosistem pesisir tersebut.

About the Author
Anna Suleta

Anna Suleta

🔗 Related Post
📰 Latest Updates