Musik daerah tetap memiliki tempat istimewa bagi para pendengarnya, termasuk lagu-lagu berbahasa Mandar.
Lirik dan melodinya yang puitis membuat lagu Mandar kerap dipilih untuk bernyanyi santai atau melepas rindu pada kampung halaman.
Berikut empat lagu Mandar populer beserta makna yang terkandung di dalamnya.
Daftar Lagu Mandar Populer dan Maknanya
Lagu Pamenangang diciptakan Badri Rahman dan Muhammad Adil Tombono, lalu dipopulerkan Aldo Usman serta disuarakan kembali oleh Erie Suzan.
Liriknya mengisahkan kekecewaan seseorang yang telah berjuang membangun rumah tangga, tetapi harus menerima kenyataan pahit saat semuanya hancur.
Kutipan liriknya berbunyi, "Diallo riona alikkangatta'".
Lagu Sukku Kaleppu'u diciptakan dan dinyanyikan oleh Zulkifli Atjo.
Lagu ini bercerita tentang seorang laki-laki yang sangat mencintai seorang perempuan dengan ungkapan rasa yang tulus dan dalam.
Kutipan liriknya berbunyi, "Ma'a sayanggio kandi' / Maudza lipi matindo..."
Lagu Sallang Salili merupakan lagu Mandar lawas yang masih populer hingga kini dan dibawakan SALEH AS bersama Badri Rahman.
Maknanya adalah salam rindu bagi seseorang yang merindukan kekasih atau kampung halamannya.
Kutipan liriknya berbunyi, "Pattu dzo abalisa'".
Lagu Allo Na Tambus diciptakan oleh Ishak SPd.
Lagu ini menggambarkan kerinduan mendalam seseorang kepada kekasihnya yang sedang berada di perantauan.
Kutipan liriknya berbunyi, "Mellamba sau di sasi' rupanna tou asayangngi..."
Keempat lagu Mandar itu cocok didengarkan saat bersantai maupun dinyanyikan bersama.
Lirik lengkapnya dapat ditemukan dengan mencarinya langsung melalui mesin pencari Google.
