⌂ Home › News › OpenAI dan Anthropic Pangkas Harga Token Hadapi AI China
News

OpenAI dan Anthropic Pangkas Harga Token Hadapi AI China

Ilustrasi persaingan teknologi kecerdasan buatan
A A Text Size16px

Model kecerdasan buatan (AI) open-weighted asal China semakin diminati bisnis global karena efektivitas biayanya. Tekanan ini memaksa perusahaan AI Barat menurunkan harga token untuk mempertahankan pelanggan.

Persaingan AI kini bergeser dari performa ke harga.

OpenAI, Anthropic, dan SpaceXAI terus meluncurkan versi lebih murah sebagai respons langsung terhadap model berbiaya rendah dari Tiongkok.

Tanpa penyesuaian harga, mereka berisiko kehilangan pelanggan korporat yang menjadi sumber pendapatan penting. Biaya token AI yang meningkat membuat banyak perusahaan membatasi penggunaan model mahal.

Perusahaan-perusahaan itu berupaya membangun model sendiri yang dioptimalkan untuk operasi bisnis tertentu, berdasarkan model sumber terbuka yang lebih terjangkau.

Respons OpenAI dan Anthropic

Pada 23 September, OpenAI mengumumkan versi lebih murah dari GPT-6 Astra kelas atas, yakni GPT-6 Sol dan GPT-6 Luna.

GPT-6 Sol dimulai dari USD2 per juta token input dan USD10 per juta token output.

Model yang lebih ringan, GPT-6 Luna, dihargai USD0,10 dan USD0,50 secara berturut-turut.

Dibandingkan versi kelas atas yang harganya USD10 per input dan USD50 per output, harga ini 80-99% lebih murah.

Pada hari yang sama, Anthropic juga meluncurkan model baru.

Claude Opus 5.5 menawarkan kinerja setara Claude Fable 5.1 kelas atas dalam sebagian besar tugas, tetapi 40% lebih murah daripada pendahulunya.

About the Author
🔗 Related Post
📰 Latest Updates