Kreator konten Indra Kenz menyampaikan permohonan maaf mendalam kepada publik dan pihak yang dirugikan melalui surat terbuka di akun Instagram miliknya pada Sabtu (26/9/2026).
Permohonan maaf itu disampaikan setelah dirinya resmi bebas dari penjara.
Pria yang pernah dijuluki Crazy Rich Medan tersebut secara terbuka mengakui seluruh kesalahannya tanpa mencari alasan pembenaran atas kasus hukum yang menyeretnya.
"Kepada siapa pun yang menderita akibat perbuatan saya, saya sungguh memohon maaf.
Saya tidak pernah berniat menyakiti siapa pun, dan saat itu, saya tidak sepenuhnya memahami hukum ataupun memikirkan konsekuensi dari tindakan saya," tulis Indra Kenz.
Ia menegaskan tanggung jawab penuh atas dampak hukum dan kerugian yang timbul akibat perbuatannya di masa lalu.
"Namun, semua itu tidak membenarkan apa yang telah saya lakukan.
Saya salah, itu adalah kesalahan saya sendiri, dan saya bertanggung jawab penuh atas masalah yang ditimbulkan," ujar Indra Kenz.
Lima Tahun Jadi Titik Terendah
Pria berusia 30 tahun itu mengenang kurungan penjara selama lima tahun terakhir sebagai titik terendah serta fase paling kelam sepanjang hidupnya.
"Lima tahun terakhir ini adalah masa terpuruk dalam hidup saya, penuh dengan penyesalan dan pelajaran pahit.
Saya sadar saya tidak bisa memutar kembali waktu atau mengubah apa yang sudah terjadi.
Namun, syukurlah saya masih diberi kesempatan kedua untuk pulang dan memulai hidup baru," kata Indra Kenz.
Dirinya menyadari bahwa pernyataan tertulis tidak serta-merta mampu menyembuhkan kekecewaan para korban secara instan.
"Saya mengerti jika Anda belum siap memaafkan saya. Saya tahu kata-kata saja tidaklah cukup.
Saya hanya berharap, seiring berjalannya waktu, tindakan saya akan membuktikan betapa saya menyesal dan betapa besarnya keinginan saya untuk menjadi pribadi yang lebih baik," tutur Indra Kenz.
Penataan ulang kehidupan pribadi dan komitmen membalas dukungan keluarga menjadi fokus utamanya usai merampungkan masa hukuman.
"Lebih dari segalanya, saya ingin hadir untuk keluarga saya, membalas kasih sayang dan dukungan yang telah mereka berikan, serta kembali menjadi sosok yang bisa mereka banggakan.
Saya ingin menata ulang hidup saya, melakukan hal yang bermakna, dan membuat keputusan yang lebih baik," tulis Indra Kenz.
Kepulangannya turut disambut oleh sahabatnya sesama kreator konten, Paris Pernandes, yang mengizinkannya menginap sementara waktu.
"Makasih ya, Lek, karena masih ingat aku. Makasih sudah mengizinkan aku menginap di rumahmu.
Aku sempat 'kena jentikan jari Thanos' selama 5 tahun, eh pas balik, kau malah sudah jadi CEO saja, Lek.
Terharu sampai tidak bisa berkata-kata," ujar Indra Kenz.
Ia mengakhiri pernyataannya dengan menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang tetap mendampingi proses hukumnya.
"Kepada siapa pun yang tetap mendampingi dan mempercayai saya, terima kasih banyak. Hal itu sangat berarti bagi saya.
Saya ingin menghargai kesempatan kedua ini dengan berupaya sebaik mungkin untuk memperbaiki keadaan.
Berapa pun lama waktu yang dibutuhkan, saya tidak akan pernah menyia-nyiakan kesempatan ini," kata Indra Kenz.
Sebelumnya, Indra Kenz dijatuhi vonis pidana penjara selama 10 tahun pada 2022 atas perkara penipuan investasi trading Binomo, penyebaran berita bohong, serta tindak pidana pencucian uang yang mencatatkan kerugian korban hingga puluhan miliar rupiah.
