Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat pusat. Kegiatan kenegaraan ini akan digelar secara luring pada Senin, 1 Juni 2026.
Upacara dipusatkan di Lapangan Gedung Pancasila, Jalan Taman Pejambon, Jakarta, tepat pukul 10.00 WIB. Kepastian ini disampaikan oleh Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi.
Persiapan dan Formasi Paskibraka
BPIP telah mematangkan seluruh kesiapan pelaksanaan upacara, baik secara luring maupun daring. Masyarakat dapat menyaksikan siaran langsung melalui kanal YouTube, Facebook, Instagram BPIP, serta televisi nasional.
Upacara tahun ini menampilkan formasi Paskibraka yang merepresentasikan lima sila Pancasila. Formasi terdiri dari lima kelompok yang dipimpin satu komandan, dengan prosesi pengibaran bendera dilakukan oleh kelompok tiga.
Bagi daerah dengan jumlah Paskibraka kurang dari 46 orang, BPIP mengizinkan penyesuaian formasi menjadi satu kelompok saja. Hal ini untuk memastikan kelancaran upacara di seluruh wilayah.
Tema peringatan tahun ini menekankan persatuan dan perdamaian dunia. Logo resmi yang digunakan adalah lambang negara Garuda Pancasila.
BPIP telah menerbitkan surat edaran yang mewajibkan seluruh lembaga negara, kementerian, TNI-Polri, pemerintah daerah, instansi pendidikan, dan komponen masyarakat untuk mengibarkan Sang Merah Putih sepanjang hari pada 1 Juni 2026.
Ketentuan pakaian bagi tamu undangan di lokasi pusat telah diatur berdasarkan jenis kelamin dan instansi.
Rangkaian peringatan akan diakhiri dengan prosesi penurunan bendera pada pukul 17.00 WIB secara ringkas dan khidmat oleh Paskibraka, tanpa dihadiri peserta upacara dan tamu undangan.
