Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyerahkan satu ekor sapi kurban jenis simental cross berbobot 868 kilogram di Masjid Salahuddin, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, pada Rabu (27/5/2026).
Penyerahan dilakukan usai pelaksanaan ibadah salat Idul Adha 1447 H bersama jajaran pegawai Kementerian Keuangan.
Ibadah kurban tahun ini dibiayai seluruhnya menggunakan dana pribadi sang menteri.
Dilansir dari Detik Finance, Purbaya tidak hanya berkurban di kantor pusat otoritas perpajakan tersebut, melainkan juga menyumbangkan hewan kurban di kediamannya.
Satu ekor sapi lainnya disalurkan melalui rumah pribadinya yang berlokasi di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan.
Menurut penjelasan Purbaya, ukuran sapi kurban yang berada di rumah pribadinya tersebut memiliki bobot yang lebih masif daripada sapi yang diserahkan di kantor pusat DJP.
"Di Ciganjur, rumah saya, itu (rumah) pribadi. Kayaknya lebih gede daripada ini.
Satu ton lebih," ujar Purbaya saat ditemui usai penyerahan hewan kurban, Jakarta Pusat, Rabu (27/5/2026).
Anggaran pengadaan hewan kurban tersebut bersumber dari akumulasi dana pribadi, termasuk dana yang awalnya dialokasikan untuk ibadah haji.
Penumpukan dana terjadi setelah rencana keberangkatan haji Menkeu yang dijadwalkan pada 21 Mei lalu resmi dibatalkan.
"Dana pribadi lah, dana pribadi. Kan lumayan tuh ada bonus terus kan nggak jadi haji.
Uangnya ngumpul, ya habisin lah di sini," tambah Purbaya.
