⌂ Home › News › Saham Teradyne Anjlok Usai Proyeksi Pendapatan Kuartal II Lemah
News

Saham Teradyne Anjlok Usai Proyeksi Pendapatan Kuartal II Lemah

Grafik saham Teradyne menurun
Grafik saham Teradyne menurun
A A Text Size16px

Saham Teradyne, Inc. anjlok lebih dari 8% dalam perdagangan setelah jam bursa pada 29 April. Penurunan ini dipicu oleh proyeksi pendapatan kuartal kedua yang lebih rendah.

Perusahaan pengembang sistem uji otomatis itu memperkirakan pendapatan kuartal II antara $1,15 miliar hingga $1,25 miliar.

Angka tersebut di bawah capaian kuartal I sebesar $1,28 miliar.

Laba per saham disesuaikan diproyeksikan berkisar $1,86 hingga $2,15. Jumlah itu turun dari $2,56 pada kuartal sebelumnya.

Meski proyeksi kuartal II melemah, pendapatan kuartal I justru melonjak 87% secara tahunan. Lonjakan itu didorong oleh permintaan semikonduktor untuk kecerdasan buatan (AI).

Untuk memperkuat kemampuan perangkat lunak pengujian semikonduktor, Teradyne baru saja menyelesaikan akuisisi TestInsight.

Reaksi Analis

Menyusul pengumuman tersebut, Morgan Stanley menyesuaikan prospeknya terhadap saham Teradyne pada 30 April.

Analis Shane Brett menaikkan target harga saham dari $376 menjadi $387, namun tetap mempertahankan peringkat Equal Weight.

Brett mengatakan ekspektasi networking untuk skenario bullish harus dikurangi. Meski demikian, Morgan Stanley masih mendukung fundamental pasar Teradyne.

Saat ini, Teradyne memiliki segmen bisnis yang mencakup pengujian semikonduktor, robotika, dan sistem uji otomatis lainnya.

About the Author
Anna Suleta

Anna Suleta

🔗 Related Post
📰 Latest Updates