⌂ Home › News › Exxon Mobil Cetak Laba di Atas Ekspektasi Meski Gangguan Timur Tengah
News

Exxon Mobil Cetak Laba di Atas Ekspektasi Meski Gangguan Timur Tengah

Kilang minyak Exxon Mobil
Kilang minyak Exxon Mobil
A A Text Size16px

Exxon Mobil Corporation (NYSE:XOM) melaporkan laba non-GAAP sebesar US$8,8 miliar untuk kuartal pertama 2026, melampaui ekspektasi pasar meskipun terjadi gangguan rantai pasok akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Angka tersebut meningkat dari US$7,6 miliar yang dicatatkan pada kuartal pertama 2025.

Sementara itu, laba bersih berdasarkan GAAP mencapai US$4,2 miliar, termasuk kerugian lindung nilai finansial sebesar US$700 juta yang terkait dengan gangguan pengiriman di Selat Hormuz.

Kinerja Keuangan Unggul

Laba per saham (EPS) yang disesuaikan mencapai US$1,16, mengalahkan konsensus pasar yang memperkirakan US$1,07, atau unggul 8,4%.

Analis pasar saat ini tengah mengkaji perbedaan antara angka akuntansi GAAP dan kemampuan laba operasional aktual yang ditunjukkan perusahaan pada Q1 2026.

Dalam daftar 11 saham teratas portofolio Graham Stephan yang dilaporkan Detik Finance, Exxon Mobil menempati posisi keempat.

Sebelumnya, kreator konten keuangan Graham Stephan mengidentifikasi Exxon Mobil sebagai pembelian strategis dalam diskusi video tentang alokasi investasi US$10.000 empat tahun lalu.

Ekspektasi pasar yang kuat terhadap Exxon Mobil terjadi di tengah gejolak sektor energi global setelah penutupan Selat Hormuz akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah, yang memengaruhi harga saham energi secara luas.

About the Author
Anna Suleta

Anna Suleta

🔗 Related Post
📰 Latest Updates